Latest Post

Masyarakat Aceh Gelar Peringatan 477 Tahun Hubungan Persaudaraan Aceh-Turki
Foto: Kahfi.net

canindonesia.com - Gabungan komunitas (GATA) Aceh menggelar peringatan 477 tahun hubungan antara Aceh dan Turki di Gampong Bitai, Banda Aceh, Rabu (10/8).

Seperti dikutip dari laman Mediaaceh.co dalam acara tersebut diawali dengan doa bersama untuk para syuhada prajurit Aceh dan Turki, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan koleksi manuskrip diplomasi Aceh-Turki  Masykur Musa dari Masyarakat Peduli Sejarah Aceh dan dilanjutkan dengan pemaparan sejarah Aceh-Turki oleh sejarawan A Rahman Kaoy.

Ketua panitia Teuku Farhan mengatakan, acara tersebut merupakan kolaborasi lintas komunitas di Aceh. "Sekarang tidak tepat kalau buat acara sendiri-sendiri, kalau kolaborasi lebih besar manfaatnya," ujar Teuku Farhan.

Ini Tanggapan Google Indonesia Terkait Dihapusnya Wilayah Palestina

canindonesia.com -Sebuah petisi di Change.org yang menuntut dikembalikannya wilayah Paletina di Google Map mendapat banyak dukungan dari para Neetizen, pasalnya peta tersebut hanya menampilkan negara Israel.

Terkait hal tersebut pihak Google mengatakan bahwasanya telah terjadi gangguan teknis yang berakibat pada hilangnya wilayah palestina.

"Nama Palestina memang tidak pernah ada di Google Maps. Namun kami telah mengetahui adanya gangguan teknis yang telah menghilangkan nama Jalur Gaza dan Tepi Barat," kata perwakilan Google dikutip dari laman Okezone, Rabu (10/8/2016).

Terpisah Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengungkapkan bahwasanya dia telah menanyakan langsung perihal tersebut kepada pihak Google.

Dari yang saya tanya kepada Google, Google mengacu pada PBB," ujar Rudiantara seperti dimuat dilaman Sindonews, Rabu (10/8/2016).

Status Palestina di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) sebagai nonmember observer state alias negara peninjau. "Palestina ‎belum menjadi anggota penuh PBB," lanjutnya.

Rudiantara menegaskan Pemerintah Indonesia ‎mendukung agar dunia mengakui eksistensi keberadaan Palestina. "‎Posisi Pemerintah Indonesia jelas, kita mendukung, terakhir rapat OKI, sangat jelas mendukung, tapi saya cek mereka (Google) mengacu PBB," ungkapnya.

Ungkap Curhat Freddy Budiman, PPATK Berhasil Temukan Aliran Dana
Muhammad Yusuf (Kepala PPATK).

canindonesia.com - Dugaan adannya aliran dana dari Freddy Budiman kepada oknum di beberapa instansi penegak hukum seperti yang disebutkan dalam testimoni Koordinator Kontras Haris Azhar seakan mulai terjawab.

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf mengungkapkan adanya aliran dana dari gembong narkoba yang diduga memiliki hubungan dengan tereksekusi mati Freddy Budiman.

"Datanya sudah saya serahkan ke BNN berikut analisisnya, cukup tebal," kata Muhammad Yusuf dikutip dari laman Inilah.com Rabu (10/8/2016).

Yusuf mengaku berkas tersebut telah diserahkan kepada Mabes Polri dan BNN.

"Saya tidak bisa berbicara detail karena ditangani Mabes Polri dan BNN," imbuhnya seraya menambahkan bahwa seseorang itu bukan oknum BNN.

Saat ditanya lebih lanjut Yusuf tidak ingin berspekulasi lebih terkait hubungan penerima dana dengan Freddy Budiman.

Pemukim Yahudi Serbu Al-Aqsha
Foto: Maannews

canindonesia.com -Pemukim yahudi dengan pengawalan dari kepolisian penjajah zionis kembali lakukan penyerbuan ke Masjid Al-Aqsha dari pintu barat masjid, Minggu (7/8).

Polisi zionis menangkap petugas penjaga masjid saat akan berangkat tugas. Pemukim yahudi berusaha melakukan ritual agama yahudi di masjid Al-Aqsha. Namun para jamaah masjid menghalangi upaya tersebut.

Dikutip dari laman Pusat Informasi Palestina, kantor berita Quds Press menyebutkan pasukan Israel menangkap Luai Abu Saad dari Pintu Al-Asbat saat hendak bertugas di masjid Al-Aqsha.

Diketahui sebelumnya pada bulan Ramadhan Luai Abu Saad juga pernah ditabrak oleh pasukan penjajah dengan menggunakan mobil listrik jenis traktor hingga cedera dan dilarikan kerumah sakit.

Penyerbuan seperti ini sengaja dilakukan oleh pemukim yahudi untuk menodai area masjid Al-Aqsha.

fasilitas istimewa pekerja asing
Mes TKA PLTUB Paluh Kurau, Hamparan Perak Deliserang. Foto: Waspada

canindonesia.com - Sebanyak 326 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok bekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Uap dan Batubara (PLTUB) Paluh Kurau, Kecamatan Hamparan Perak Deliserdang. 155 diantaranya hanya menggunakan visa kunjungan sebagaimana diungkapkan Kasi Sarkom Imigrasi Belawan, Zulmanur Arif dikutip dari laman Waspada Online, Minggu (7/8).

Sementara lanjutnya, proyek senilai 35 miliar dolar AS tersebut hanya merekrut 200 orang pekerja lokal yang jumlahnya lebih sedikit dibanding pekerja asing dari Tiongkok.

Terpisah, petugas Dinas Tenaga Kerja Sumut mengaku tidak mengetahui berapa jumlah pekerja asal Tiongkok tersebut. Alasannya karena izin dikeluarkan oleh Kementerian Tenaga Kerja.

Dari fasilitas yang diberikan seorang pekerja yang direkrut melalui PT Wira mengaku terdapat kesenjangan antara pekerja lokal dan asing.

"Mau mandi harus antri bahkan kadang rebutan, kalau malam nyamuknya sangat banyak. Sedangkan mes TKA punya fasilitas yang sangat baik," ungkapnya.

Dia mengaku menerima upah sebanyak Rp. 3,1 juta yang dirasa tidak cukup apalagi para pekerja lokal ini tidak diperkenankan pulang setiap hari. Sedangkan pekerja asal Tiongkok mendapat upah sebesar Rp. 10 juta per bulan.

Tidak hanya gaji yang besar pekerja asal Tiongkok juga mendapatkan tempat penampungan atau mes yang lebih nyaman. Bangunannya berada ditengah lokasi proyek serta terbuat dari bahan yang berkualitas bagus, dilengkapi AC, kamar mandi, dan sarana olah raga. Lain halnya dengan mes pekerja lokal yang hanya terbuat dari papan berbentuk rumah panggung berjejer dipinggiran lokasi pembangunan PLTUB.

sejarah world wide web
Berners Lee. Foto: Worldwebforum

canindonesia.com - Pada hari ini 25 tahun yang lalu, 6 Agustus 1991, situs web pertama di dunia hadir ke publik dari laboratorium di Swiss Alps.

Dikutip dari laman Thehackernews disebutkan Situs ini dibuat oleh Sir Tim Berners-Lee, pencetus dari World Wide Web (WWW)

Ini adalah website pertama di dunia, yang dijalankan pada komputer NeXT di Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN), masih dapat dikunjungi saat ini, lebih dari dua dekade setelah penciptaan.


"The WorldWideWeb (W3) adalah inisiatif pencarian informasi hypermedia wide-area yang bertujuan untuk memberikan akses universal untuk alam semesta," demikian kata-kata yang tertulis di situs publik pertama di dunia tersebut, disana dijelaskan juga bagaimana orang lain juga dapat membuat halaman web mereka sendiri.


"Proyek ini dimulai dengan filosofi bahwa banyak informasi akademik harus tersedia secara bebas kepada siapa pun."


Berners-Lee menulis tentang HyperText Transfer Protocol (HTTP) yang diuraikan bagaimana informasi atau data akan terhubung antara sistem komputer, serta, HyperText Markup Language (HTML) yang digunakan untuk membuat halaman web pertama.


visi Berners-Lee adalah untuk menciptakan sebuah tempat di mana orang bisa berbagi informasi di seluruh dunia melalui "sistem informasi saling terkait secara universal " - di mana jaringan dokumen (halaman web) terkait satu sama lain bisa membantu pengguna menavigasi untuk menemukan apa sebenarnya yang mereka butuhkan . Dan jadilah konsep World Wide Web.


Berners-Lee awalnya mengusulkan gagasan untuk dunia jaringan komputer berbagi informasi pada tahun 1989, ketika ia bekerja sebagai programmer komputer di Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN) di Jenewa, Swiss.


Steve Jobs Ikut Membantu Tim Membuat Web


World Wide Web ditulis pada komputer NeXT, yang dibuat oleh perusahaan Steve Jobs didirikan setelah ia keluar dari Apple pada tahun 1985.


"Kami membeli mesin dingin, komputer NeXT," kata Berners-Lee dua tahun lalu dalam sebuah wawancara di Rensselaer Polytechnic Institute. "NeXT adalah mesin yang dibuat oleh Steve Jobs saat ia keluar dari Apple tahun 1985."


"Ketika Anda membukanya, Anda mendapat pesan pra-direkam dari Steve yang mengatakan, 'Selamat datang di NeXT. Ini bukan tentang komputasi personal. Ini tentang' inter-personal 'komputasi.' Itu sempurna untuk merancang web. "


Kemudian website tersebut hadir dihadapan publik pada 6 Agustus 1991, 25 tahun lalu Ketika Berners-Lee menciptakan World Wide Web, idenya adalah hanya untuk menciptakan alat bagi para ilmuwan untuk menemukan dan berbagi informasi dengan mudah.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget