Latest Post

Ayah Merin memohon dukungan PKS Sabang terkait pencalonannya sebagai calon Walikota Sabang periode mendatang.
Ayah Merin bersama Pengurus PKS Sabang

canindonesia.com Sabang - Salah satu kandidat calon walikota Sabang, Izil Azhar, dikabarkan mengunjungi kantor PKS Sabang pada jum'at (10/6) pada pukul 16.30. Kunjungan Ayah Merin, panggilan akrabnya, bersama puluhan pendukungnya tersebut diterima oleh pengurus DPD PKS Sabang.

Agenda acara kunjungan tersebut dibuka oleh Sekretaris DPD PKS Sabang, Albina Ar-Rahman. Ia mengungkapkan penghargaannya kepada Ayah Merin atas kesediaannya berkunjung ke kantor PKS.

Ketua DPD PKS Sabang, Zuanda, mengatakan dalam sambutannya bahwa ia terharu atas kedatangan Ayah Merin ke kantornya tersebut. Menurut Zuanda, sampai saat ini Ayah Merin merupakan satu-satunya kandidat yang telah berkunjung ke kantor PKS.

Dalam kesempatan tersebut Ayah Merin menyampaikan maksud kedatangannya adalah untuk memohon dukungan PKS terkait pencalonannya sebagai calon Walikota Sabang periode mendatang.

Ia menyampaikan pencalonannya tersebut untuk menyatukan kubu-kubu yang ada dan untuk bersatu membangun Sabang. Mantan angkatan laut TNI ini menjelaskan bahwa dia tidak akan sanggup menjalankan beban kepemimpinan sendiri, karena itu harus bersatu dengan semua pihak.

Setelah pertemuan dengan PKS tersebut, Ayah Merin melanjutkan pertemuan dengan pengurus PPP Kota Sabang dengan agenda silaturahmi dan berbuka puasa. Dalam minggu ini ia dijadwalkan akan bersilaturahmi dengan seluruh partai nasional yang ada di Kota Sabang.

Terkait permohonan dukungan tersebut, Zuanda mengatakan akan membahas permohonan tersebut ketingkat DPW dan DPP PKS. Hal tersebut sesuai dengan mekanisme yang berlaku di PKS terkait pengambilan keputusan dukungan di Pilkada Sabang mendatang.

Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengharapkan PT PLN Wilayah Aceh tidak melakukan pemadaman listrik saat bulan Ramadhan.
Gubernur Aceh Zaini Abdullah

canindonesia.com Banda Aceh - Zaini Abdullah selaku Gubernur Aceh mengharapkan PT PLN Wilayah Aceh tidak melakukan pemadaman listrik saat bulan Ramadhan ini.

"Kami meminta jangan ada pemadaman listrik selama bulan puasa terutama waktu sahur, buka puasa dan tarawih," ujarnya saat melakukan inspeksi ke Kantor PLN UPT Banda Aceh di Lambaro Aceh Besar serta Unit Pusat Listrik Lueng Bata pada Selasa (7/6).

Dalam sidak tersebut mantan Konsultan Kesehatan dan dokter di Rumah Sakit Umum dan Health Centre di Swedia itu meminta komitmen pimpinan PLN untuk tidak memadamkan listrik selama bulan Ramadhan. Andi Sugara selaku Manajer Unit Pusat Listrik (UPL) Lueng Bata mengatakan bahwa pasokan listrik dari enam mesin masih cukup untuk kebutuhan listrik VIP di Banda Aceh.

"Wilayah suplai kita meliputi Merduati I dan Prada. Suplai unit kita untuk beberapa tempat prioritas contohnya pendopo serta kantor gubernur, rumah Pangdam, Kapolda serta rumah sakit," ujarnya seperti dilansir Republika pada Selasa (7/6).

Anton, Kepala UPT Banda Aceh, menyebutkan kapasitas mesin sekitar 320 mega watt dengan beban puncak mencapai 360 mega watt. Dalam inspeksi tersebut, Zaini juga didampingi beberapa pejabat Aceh antara lain T Syakur yang merupakan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Aceh serta Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam, Banda Aceh, Prof Samsul Rizal.

Ancaman banjir rob di wilayah Jakarta dinilai akan menyebabkan wilayah Jakarta bagian utara tidak menarik untuk pengembangan wilayah atau investasi.
Banjir rob di wilayah Jakarta

canindonesia.com Jakarta - Ancaman banjir rob di wilayah Jakarta dinilai akan makin serius bila tidak segera ditangani dengan tepat. Musibah tersebut menyebabkan wilayah Jakarta bagian utara tidak menarik untuk pengembangan wilayah atau investasi.

Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa diperlukan upaya komprehesif untuk mengatasi banjir rob, karena sudah menjadi ancaman di masa mendatang dan intensitasnya juga akan meningkat lagi.

"Masyarakat beserta pemerintah bisa membuat tanggul, meninggikan lantai rumah, membangun rumah panggung dan sebagainya. Bahkan bisa secara swadaya membangun polder serta pompa untuk melindungi lingkungan sekitar," ujar Sutopo, seperti dilansir Republika pada Selasa (7/6).

Dunia usaha dan masyarakat setempat harus kompak untuk tidak mengeksploitasi air tanah terlalu berlebihan. Dengan cara membangun biopori, sumur resapan serta upaya lainnya bisa diusahakan untuk menekan pengurangan penurunan muka tanah.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat beserta Pemprov DKI Jakarta telah mengupayakan langkah antisipasi banjir di Jakarta. Misalnya  reklamasi, pembangunan tanggul laut raksasa, tanggul di pantai, pembangunan polder dan upaya lainnya. Tentu saja upaya tersebut selalu membuat pro dan kontra di kalangan masyarakat.

karikatur Gaza

canindonesia.com London - Sebuah karikatur yang disebarkan oleh situs Trendolizer di London pada Sabtu (4/6) menjadi viral di sosial media. Karikatur berbahasa inggris tersebut menyindir kelakuan Israel yang kerap membunuh warga palestina dengan membuat pembenaran sebagai pembelaan diri atas 'serangan pisau' yang ditujukan oleh warga palestina kepada para tentara setempat.

Situs tersebut menyebutkan bahwa serangan pisau fiktif ini menjadi bagian dari rencana terstruktur israel agar dunia tidak menyalahkan Israel atas setiap pembantaian yang mereka lakukan.

Seperti diketahui, beberapa pekan terakhir israel membantai belasan pemuda dan perempuan palestina.

Warga setempat mengatakan bahwa sesaat setelah melakukan aksi kejinya, tentara Israel meletakkan pisau di dekat mayat warga palestina untuk menunjukkan bukti bahwa mereka diserang.

DR Husnan mengatakan bahwa Aceh membutuhkan pemimpin yang mampu mengawal perdamaian yang masih rawan konflik.
Dr. Husnan Harun, ST, MP 

canindonesia.com Banda Aceh - Aceh membutuhkan pemimpin yang mampu mengawal perdamaian yang masih rawan konflik. Ini disebabkan karena capaian dan implementasi MOU Helsinky 2005 oleh sebagian mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka  (GAM) dan rakyat sipil korban konflik masih jauh dari harapan. Pernyataan tersebut disampaikan Dr. Husnan Harun, ST, MP saat menjadi Keynote Speaker pada Seminar Sehari tentang Peran Politik Sumberdaya Alam dan Kebijakan Agraria dalam Menjamin Keberlanjutan Perdamaian Aceh. Seminar ini diselenggarakan di gedung Andi Hakim Nasution, Institut Pertanian Bogor (IPB) Bogor pada Selasa (31/5).

"Ada beberapa kesepakatan antara pemerintah Republik Indonesia dan GAM yang belum berjalan optimal, diantaranya adalah kewenangan Aceh dalam melaksanakan pemerintahan dalam semua sektor publik. Yang diselenggarakan bersamaan dengan administrasi sipil dan peradilan. Kecuali dalam bidang hubungan luar negeri, pertahanan  luar, keamanan nasional, hal ikhwal moneter dan fiskal, kekuasaan kehakiman dan kebebasan beragama. Dimana semua kebijakan tersebut merupakan kewenangan pemerintah Republik Indonesia sesuai konstitusi. Perbatasan Aceh yang seharusnya merujuk pada perbatasan 1 juli1956. Juga janji pemerintah RI yang akan mengalokasikan tanah pertanian dan dana yang memadai kepada pemerintah Aceh dengan tujuan untuk memperlancar reintegrasi mantan pasukan GAM ke dalam masyarakat dan kompensasi bagi tahanan politik dan kalangan sipil yang terkana dampak," ujar Husnan.

"Pemerintah Aceh akan memanfaatkan tanah dan dana tersebut untuk semua mantan Gerakan Aceh Merdeka, semua tahanan politik, dan semua rakyat sipil yang dapat menunjukkan kerugian yang jelas akibat konflik. Dana dan lahan tersebut akan dijadikan sebagai lahan pertanian yang pantas, pekerjaan atau jaminan sosial yang layak dari pemerintah Aceh apabila mereka tidak mampu bekerja," lanjut Husnan dalam paparannya di hadapan peserta seminar.

Di tempat terpisah, saat dihubungi wartawan Can Indonesia, Husnan menyatakan khawatirkan akan beberapa isi perjanjian yang menjadi bumerang bahkan berpotensi merusak perdamaian. Itu sebabnya, menurutnya, pemimpin yang dibutuhkan Aceh adalah sosok yang mampu mengawal perdamaian.

Menurut Husnan, partai Aceh sebagai Partai terbesar di Aceh mau tidak mau harus memainkan peran penting dalam proses pengawalan perdamaian.

"Keterlibatan aktif Muzakir Manaf dianggap menjadi pemain kunci disebabkan posisinya sebagai pimpinan partai terbesar di Aceh itu. Partai Aceh adalah partai lokal yang kader dan pendukungnya pernah terlibat dalam konflik Aceh." kata Husnan menutup pembicaraan.

Anggota Dewan Israeli (MK) Bezalel Smotrich menyatakan bahwa membakar anak-anak Palestina bukanlah sebuah tindakan teror.
Anggota Dewan Israel Bezalel

canindonesia.com Yerusalem - Anggota Dewan Israel Bezalel Smotrich mengumbar pernyataan bahwa membakar anak-anak Palestina bukanlah sebuah tindakan teror.

Pernyataan Smotrich tersebut diterbitkan di kolom surat kabar mingguan B'Sheva pada Kamis (2/6). Ia mengatakan bahwa serangan yang dilakukan oleh ekstrimis Israel tidak diklasifikasikan sebagai terorisme.

"Terorisme hanya kekerasan yang dilakukan oleh musuh dalam rangka perang terhadap kami, dan itu membenarkan kami untuk mengambil langkah-langkah berat dalam situasi normal. Sisanya adalah kejahatan keji, kejahatan nasional, tetapi bukan terorisme," tulisnya.

Smotrich juga berpendapat atas serangan pembakaran dan pembunuhan seorang ayah, istri dan bayi yang merupakan warga Palestina di desa Duma kota Nablus, Tepi Barat pada akhir Juli lalu.

"Pembunuhan di Duma bukan merupakan insiden terorisme. Siapa pun yang menyebutnya terorisme telah menyimpang dari kebenaran, berbahaya untuk hak asasi manusia dan sipil," lanjutnya.

Ia juga membela ekstremis pemukim Yahudi ilegal yang menjadi yang melakukan kejahatan.

"Ringankan istilah terorisme, dan sebagai hasilnya akhirnya akan merusak efektivitas peperangan itu. Kami tidak sedang berperang melawan Yahudi," ujarnya.

Keamanan Israel menangkap seorang agen Shin Bet dan mencurigai telah ikut ambil bagian dalam serangan itu, tetapi mereka menolak untuk menuntutnya dengan anggapan tidak ada cukup bukti sehingga mereka membebaskannya dan hanya menempatkannya di tahanan rumah selama lima hari.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget